Kebakaran di jalan Kelapa Sawit, Lubuklinggau

Malam, tanggal 17 Juli 2008 kemarin, sebuah bedeng 8 pintu di jalan Kelapa Sawit, Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, habis di lalap si Jago merah. Sebagian penduduk di sekitar lokasi mengatakan bahwa musibah tersebut kemungkinan diakibatkan oleh hubungan arus pendek dari salah satu rumah di antara ke delapan rumah di bedeng tersebut. Api yang menjilat-jilat dinding bedeng tersebut tampak semakin perkasa saat dua armada mobil pemadam kebakaran yang hadir dilokasi tak mampu berbuat apa-apa saat air yang ada di tangki mereka habis. Tenggat waktu yang di butuhkan oleh kedua armada tersebut guna mengisi persediaan air di tangki mereka kembali di daerah Watas itulah, yang membuat api semakin merajalela hingga akhirnya atap bangunan tersebut runtuh. Sebagian warga yang ikut membantu memadamkan api dengan cara konvensional tak mampu berbuat banyak guna meredam amukan si jago merah.

Menurut saya, selaku fotografer yang ikut meliput tragedi di lokasi tersebut, armada pemadam kebakaran di kota ini terlalu sedikit dan sangat tidak mencukupi kebutuhan pada saat-saat yang diperlukan. We need more than this !!!

Hal yang senada juga diungkapkan oleh Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, Elven Asmar, yang kebetulan juga berada dilokasi tempat terjadinya musibah kebakaran pada malam itu.

Comments