Geliat para pedagang bendera menyambut HUT RI yang ke-63


Perayaan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-63 sebentar lagi. Berbagai geliat persiapan guna menyambut acara tahunan tersebut mulai tampak di seluruh pelosok kota. Tak terkecuali para penjual bendera dan umbul-umbul pun, yang kebanyakan berasal dari luar daerah, mulai bermunculan di hampir setiap sisi-sisi jalan yang mereka anggap sebagai posisi strategis guna menjajakan barang dagangan mereka.

“Teman saya yang pernah mengadu untung di Kota ini, mengajak saya untuk ikut berjualan bendera disini,” ujar Hendrik (26), salah satu pedagang bendera di sekitar Lapangan Merdeka yang berasal dari Kota Garut, Jawa Barat. “Ia mengatakan bahwa Kota Lubuklinggau ini memiliki arus perputaran uang yang sangat baik di sektor perdagangannya,’’

Disinggung masalah untung rugi dari usahanya menjual bendera di luar daerahnya sendiri dengan kisaran harga 15 ribu hingga 50 ribu per bendera dan umbul-umbul, Hendrik mengungkapkan bahwa ia merasa optimis dengan pangsa pasar di Kota Lubuklinggau

“Sekarang aja, saat perayaan Hari Kemerdekaan masih lumayan jauh, setiap harinya bendera-bendera ini bisa laku dua sampai dengan lima bendera. Saya pikir kemungkinan kedepannya akan bisa lebih baik lagi, mas,” ujar Hendrik

Hal senada juga diungkapkan oleh Viki, penjual bendera asal Lampung yang memilih lokasi di sekitar Jl. Puyuh, Lubuklinggau sebagai tempat
“Harga yang saya jual berkisar 25 hingga 40 ribu per bendera dan umbul-umbul. Setiap hari saya bisa menjual antara dua hingga lima bendera dan saya yakin semakin mendekati 17 Agustus nanti, omset penjualan bendera ini akan terus meningkat.”

Comments