
Pelatih tim PSISa Salatiga (Jawa Tengah), Danang, merasa “was-was” menjelang putaran laga hidup mati dari putaran kompetisi perebutan Piala Soeratin grup 10 yang akan diadakan besok, Rabu 22 Juli 2008 di Stadion Silampari, Musirawas. Danang, yang mengenakan kaos polo hitam bergaris-garis putih dan celana jins setengah tiang saat ditemui sore tadi di Linggau Hotel, Lubuklinggau, merasa pihak panitia pelaksana kurang konsekwen dalam pengaturan jadwal pertandingan, khususnya untuk laga besok. Setelah sebelumnya, mereka (PSISa, red) berhasil menahan imbang tuan rumah, Persimura (Sumatra Selatan), yang sama-sama merupakan calon kuat pemimpin grup 10 ini, tentunya laga esok hari ini akan sangat menjadi krusial. Dimana dengan sama-sama mengantongi poin 4, kedua tim yang akan menjalani laga yang berbeda ini, tentunya akan mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi kampiun grup.
“Yang saya sesalkan disini adalah keputusan panitia pelaksana yang nggak tegas, melenceng dari paparan awal seperti yang mereka berikan sehingga terkesan menguntungkan tuan rumah.” ujar Danang menjelaskan kekecewaannya.
“ Semestinya, menurut apa yang telah kami sepakati diawal sebelum penyisihan grup ini bergulir di Musirawas, jika kondisi seperti ini terjadi, dimana kedua tim yang memperoleh poin yang sama dan harus menjalani laga yang berbeda keesokan harinya, demi menghindari dari segala kemungkinan yang menjurus kearah kecurangan,maka pertandingan tersebut akan diadakan di dua tempat yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Nah,pada kenyataannya, hingga saat ini (sore, red) belum ada konfirmasi dari mereka, kapan atau bagaimanakah keputusan yang akan dijalani besok. Malah dari informan kami, mereka mengatakan bahwa tim panitia pelaksana nya sedang asyik-asyikan piknik ke Curup sekarang.” lanjut Danang lagi. Ditanyakan soal kesiapan tim PSISa dalam menghadapi ujian esok hari, Danang mengaku bahwa tim nya sudah siap.
“ Apapun keputusan yang akan kami hadapi esok, saya selaku pelatih utama tim ini bisa meyakinkan bahwa tim kami siap tempur dan tetap waspada. Meskipun tim Persilas (Lampung) yang akan kami hadapi besok dianggap sebagai tim under dog di grup ini, kami tidak boleh memandang remeh mereka. Karena segala kemungkinan bisa terjadi. Diluar dan didalam lapangan kadang-kadang adalah sesuatu yang sangat berbeda dan itulah menariknya sepak bola. Namun saya yakin anak-anak akan mampu berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan pertandingan besok.”
Sedangkan di kubu lain, tim Persimura yang besok akan meladeni utusan dari Jambi, tampaknya harus ekstra waspada bila mereka ingin memastikan menjadi juara grup 10 ini. Segala kemungkinan bisa terjadi namun yang pasti jika ingin aman maka tim junior dari Musirawas ini harus mampu memetik poin penuh dengan memenangkan laga esok. Hidup Persimura !!! dan Semoga Sepak Bola Indonesia Jaya!!!
Comments