Musirawas dan pesonanya





Selama mengikuti aktifitas jurnalistik di lingkungan Pemkab Musirawas, banyak yang terekam dalam wawasan kami selaku jurnalis baik itu melalui lensa ataupun dalam pemikiran kami tentang potensi Kabupaten yang awalnya termasuk kedalam Keresiedenan Palembang ini. Masyarakat di Kabupaten Musirawas sebenarnya bisa menjadi masyarakat yang sangat makmur. Begitu banyak potensi dari Kabupaten ini baik itu Sumber Daya Alam, Budaya hingga sektor pariwisata nya yang bisa menjadi penyokong Pendapatan Asli Daerah. Apalagi saat ini, dimana Kabupaten ini dipimpin oleh pemimpin yang tampaknya menyadari dengan pasti apa-apa yang menjadi kebutuhan utama masyarakat di daerah pimpinannya guna menunjang sektor-sektor lainnya yang belum terangkat secara optimal. Ini terbukti dengan berhasilnya Bupati Ridwan Mukti, Wakil Bupati Ratnawati Ibnu Amin serta segenap jajarannya mengentaskan image daerah pimpinannya ini sebagai daerah yang tertinggal menjadi daerah yang berpotensi sebagi lumbung pangan di sektor barat Sumatera.

Berbagai infrastruktur dasar seperti jembatan, jalan yang layak, jaringan listrik hingga sektor-sektor yang selama ini sedikit terabaikan oleh para pemimpin sebelumnya, mulai dibangun. Hal ini sangat menunjang berbagai aktifitas masyarakat asli Kabupaten ini yang banyak bergerak disektor pertanian dan perkebunan. Dimana dengan adanya jalan yang baik di sekitar daerah mereka, maka mereka bisa mendistribusikan hasil usaha mereka secara langsung ke tempat penampungan akhir tanpa harus melewati tangan-tangan lain sehingga penghasilan mereka sedikit bertambah.

Disektor budaya dan pariwisata pun, Kabupaten yang berhari jadi setiap tgl 20 April ini memiliki banyak daerah tujuan. Goa Napa licin adalah salah satu bukti nyatanya. Goa yang sempat menjadi obyek wisata popular bagi turis-turis asing ini, meski telah menurun pamornya sejak krisis ekonomi melanda negeri tetap saja akan menjadi salah satu objek wisata yang menarik hingga sampai kapanpun asal tetap dirawat keasliannya. Selanjutnya didaerah SP9 tepatnya di sekitar Sungai Teras, masih terdapat SAD yang dengan kesederhanaan nya tetap berjuang melanjutkan hidup dengan sumber utama kehidupan mereka adalah segala sesuatu yang apat mereka temukan di Hutan tempat mereka tinggal. Meski sudah ada beberapa teknologi dari peradaban luar yang masuk namun tetap saja mereka bertahan dengan peradaban asli mereka.

Disektor lain, dibidang usaha mandiri atau wiraswasta, salah satu contoh yang berhasil kami rekam adalah sektor pembuatan batu bata yang banyak terdapat di Kecamatan Tugumulyo. Daerah yang memang kaya akan tanah liat sebagai bahan baku pembuatan batu bata ini, seolah-olah mampu dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sekitar untuk dijadikan sumber pendapatan lain guna menunjang perekonomian mereka yang sebagian besar berprofesi sebagai petani padi. (and)

Comments